| T. さんのプロフィールDokumentasi T.Djamaluddi...フォトブログリスト | ヘルプ |
|
2009年5月 Teleskop Antariksa Pencari Planet Luar TatasuryaDIMANA POSISI TELESKOP KEPLER?
(Pada edisi perdana majalah Post Media - Edisi 01/Thn I/Mei 2009 - disajikan berita iptek "Meneropong Kehidupan di Dunia Lain" yang membahas rencana NASA meluncurkan teleskop antariksa Kepler. Teleskop antariksa ini unik, berbeda dengan teleskop antariksa sebelumnya. Post Media mewawancarai saya untuk menjelaskan rencana keberadaan teleskop antariksa Kepler). Untuk memastikan kebaradaan teleskop ini, Post Media melakukan wawancara dengan Thomas Djamaluddin, ahli astrotromi LAPAN Bandung, berikut hasil wawancaranya.
Post Media: Saat selesai diluncurkan, dimana posisi persis teleskop Kepler dalam menjalankan tugasnya?
Thomas: Teleskop Kepler ditempatkan pada orbit mengikuti bumi mengitari matahari. Periode orbitrya (372,5 hari) lebih panjang daripada periode orbit bumi (365,2422 hari). Jadi, semakin lama semakin menjauh dari bumi, tetapi tetap mengorbit pada jarak 150 juta km dari matahari. Setiap tahunnya teleskop Kepler akan tertinggal jauh sekitar 18,5 juta km. Jadi dalam misi 3,5 tahun, kira-kira teleskop Kepler berjarak 60 juta km dari bumi. Orbitnya sengaja dibuat menjauh dari bumi untuk menjamin kestabilan sistem karena tidak akan terganggu gravitasi bumi. Arahnya pun ditujukan ke rasi Lyra dan Cygnus yang tidak terganggu sinar matahari dan objek tatasurya lainnya, sehingga terfokus pada pencarian sistem planet du luar tata surya.
Post Media: Berapa kapasitas Teleskop Kepler? Thomas: Massa teleskop sekitar 1 ton, diameter bukaan teleskop 95 cm, dan diameter cermin 140 cm 9terbesar di antara teleskop antariksa yang ada). Medan pandangya 105 derajat persegi (kira-kira seluas kepalan tangan kalau diarahkan ke langit). Kamera terdiri dari 42 keping CCD 1024 x 2200, juga merupakan kamera teleskop antariksa terbesar. Karena redupnya objek yang direkam, pencitraan perlu waktu sekitar 6 jam atau lebih. Perintah kendali disampaikan NASA dengan gelombang radio (X band) sepekan dua kali. Sedangkan data ilmiah ditransfer dengan gelombang radio Ka band sekali sebulan dengan kecepatan maksimum 4,33 Mb/s. Untuk menghemat bandwidth data sudah diproses di Kepler, sehingga yang dikirim hanya data yang penting untuk dianalisis. Biaya misi ini diperkirakan US$600 juta (sekitar tujuh trilyun rupiah).
Post Media: Berapa lifetime Teleskop Kepler: Thomas: Lifetime opersional teleskop diperkirakan 3,5 tahun. Ini adalah kala hidup optimal, biasanya masih bisa diperpanjang bila fungsi instrumen dan anggaran memungkinkan. トラックバックこの記事を参照しているブログ
|
|
|